Rabu, 14 Maret 2012

Aku vs Mereka

Belakangan ini aku sering merendahkan diriku sendiri, membandingkan apa yang ku miliki dan yang dimiliki oleh orang lain. kuperhatikan belakangan ini diriku semakin rendah dan jauh lebih rendah dari sebelumnya. Kulihat teman-teman ku semua memiliki kelebihan ada yang berpostur tinggi, paras rupawan, dan memiliki pengetahuan yang semakin lama semakin bertambah saja. berbeda dengan diriku yang semua serba pas-pasan. Termasuk di dalamnya ilmu pengetahuan. Ku ingat tadi ketika main permainan kartu domino yang di sini biasa disebut main dam, main berpasangan aku dan kawan main ku selalu kalah, sedangkan pasangan lawan main kami menang padahal satu pemain dari lawan baru pertama kali itu bermain tapi ketika di ajari langsung nangkap, sedangkan aku memang bisa dikatakan pemula juga tapi itu masalahnya terus-terusan diajari ga nangkap juga. Sepertinya ada yang aneh dari diriku. Dan setelah itu ketika makan malam kulihat kedua temanku makan bersama, langsung aja aku bergabug dengan mereka di pembicaraan mereka terlihat mereka sedang berdebat tentang Ilmu pengetahuan umum. di situ mereka menguji ilmu siapa yang paling tinggi. aduhh...sepertinya aku salah masuk kamar, karena apa yang mereka tanyakan tak ada satupun yang ku ketahui jawabannya. Dan aku hanya senyum-seyum saja melihat kelakuan mereka itu. Disitu aku sadar, ternyata ilmuku masih jauh---jauh dari mereka. Kuingat lagi pas di kelas ketika dosen bertanya kepada kami semua, akupun ga tahu apa jawaban dari pertanyaan sang dosen, padahal baru minggu semalamnya di ajarkan. Kenapa denganku?? kenapa aku ga bisa seperti mereka. Dan soal wanita, haduh...mereka jauh lebih bisa mendapatkan nya daripada aku. Teman-teman ku tubuhnya semua lebih tinggi dari aku, otomatis mereka mampu mendapatkan wanita, pastilah karena wanita lebih suka pria yang lebih tinggi ataupun minimal sama dengan tubuhnya. Ada beberapa lagi yang tubuhnya hampir imbang dengan ku tapi orangnya humoris dan berwawasan luas, dan seperti yang ku baca wanita suka pria yang humoris dan berwawasan luas. Disitu aku berusaha untuk lebih menambah wawasan ku lagi dan pastinya tinggi badan ku juga heheheh. dan suatu saat nanti aku akan jadi orang kaya dan memiliki banyak uang soalnya kan wanita mana sih yang ga mau punya suami kaya dan banyak uang. 

Rabu, 07 Maret 2012

Pengepakan (Packing)

Pengepakan atau Packing adalah memasukkan dan menata barang-barang yang sudah terdata dan pasti akan digunakan selama kegiatan ke dalam ransel/tas. Packing yang benar akan mempermudah pengambilan barang saat diperlukan, membagi titik berat pada tas/ransel dan menjaga keseimbangan tas/ransel sehingga tidak terlalu terasa berat bila di bawa. Untuk menghindari adanya barang peralatan yang tertinggal, buatlah daftar barang (list) dan periksa kembali pada saat barang di masukkan ke dalam ransel.

Prinsip dasar Packing yaitu:
  • Kelompokkan barang berdasarkan penggunaannya
  • Tempatkan kelompok barang yang paling berat di bagian atas tas/ransel dan sedekat mungkin ke bagian badan (punggung)
  • Tempatkan barang yang penting dan sering digunakan pada tempat yang mudah dijangkau
  • Manfaatkan ruangan yang ada di dalam tas/ransel seefisien mungkin
  • Lindungi semua barang peralatan dengan membunkusnya dalam plastik
  • Usahakan semua barang di letakkan di dalam tas/ransel


Rewrite from : Panduan Pengenalan Ekosistem Hutan thn 2011, Prodi KEHUTANAN, Fak. Pertanian, USU

Perencanaan Perjalanan di Alam Bebas

 Perjalanan di Alam bebas merupakan kegiatan yang menyenangkan karena kita dapat melihat, merasakan dan menikmati, dan belajar mengenai alam dan lingkungan yang diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Kegiatan di alam bebas ini merupakan sarana olahraga, petualangan, kegemaran/hobby, pelatihan, pendidikan serta penelitian ataupun hanya sekedar bersantai menikmati indahnya alam. Kegiatan alam bebas ini memiliki bentuk yang beragam antara lain mendaki gunung (Hiking), panjat tebing (Rock climbing), telusur gua (Caving), arung jeram (Rafting), menyelam (Diving), berselancar (Surfing), terbang layang, terjun payung dan sebagainya.

Hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan kegiatan ini adalah persiapan dan perencanaan yang matang yang meliputi persiapan peralatan maupun persiapan fisik, mental, skill serta biaya selama melakukan kegiatan ini dan juga persiapan data dan informasi mengenai lokasi, medan dan cuaca. Karena kemanapun lokasi yang akan kita tuju, medan yang akan kita lalui dan seberapa buruk cuaca yang dihadapi dan seberapa besar hambatan yang datang, akan mengurangi resiko buruk yang mungkin timbul jika kita telah membekali diri kita dengan perencanaan yang matang.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam perencanaan kegiatan:
  1. Tujuan perjalanan
  2. Jenis medan yang akan dihadapi
  3. Keterbatasan fisik untuk membawa barang (maks. 1/3 berat badan)
  4. Hala-hal khusus seperti obat-obatan
Perencanaan juga harus berdasarkan pada Pedoman 5W+1H, yaitu:
  • Who yaitu siapa yang mengadakan kegiatan, dengan siapa kita pergi, siapa yang menjadi pemimpin (Leader) dan siapa yang paling berpengalaman di lapangan.
  • What yaitu apa jenis kegiatannya, apa tujuannya, apa saja hambatannya, apa yang harus dilakukan dan perlengkapan apa yang harus dibawa.
  • Why yaitu mengapa kita harus ikut dan mengapa memilih kegiatan tersebut
  • When  yaitu kapan kegiatannya (siang atau malam), berapa lama waktunya, dan pada musim apa kegiatan itu dilakukan
  • Where yaitu dimana tempat kegiatannya, dimana tempat mencari bantuan terdekat
  • How yaitu bagaimana mencapai lokasi dan bagaimana menghadapi resiko buruk yang mungkin terjadi.
Perencanaan kegiatan akan mempermudah mengorganisir kegiatan yang akan dilakukan dengan mengeliminasi kemungkinan resiko yang akan terjadi.

Sekedar Curhat

Semua terasa biasa. Hari-hari yang dilalui itu-itu aja, mulai dari bangun pagi, berangkat ke kampus, sampai dikampus kuliah seperti biasa, mendengar celoteh-celoteh dosen mengenai hutan, selesai dari kampus nongkrong di suatu tempat biasanya KACUK (Kafe Susuk), di tempat itu semua terasa biasa saja hanya ber"gosip2" ria di temani teh manis dengan gelas berukuran kecil. Bosan di tempat itu pulang ke kos, aktifkan laptop kesayangan plus modem pinjaman, setelah terasa membosankan tidur, bangun sore hari, mandi, makan di tempat makan langganan, kembali lagi ke kos, aktifkan lagi laptop kesayangan, yang di buka yang pastinya hanya Facebook. setelah larut malam tidur, dan bangun pada keesokan harinya. Itulah hari-hari yang kujalani ga da warna-warna lain yang menghiasi. Mau pergi ke rumah kawan pasti mereka lagi "war" (main game online Point Blank). Inilah hidupku. Berharap esok hari ada warna-warna baru yang menghiasinya.